Senin, 16 September 2013

SKALA PENGUKURAN

Skala pengukuran adalah kesepakatan yang digunakan sebagai acuan untuk menentukan panjang pendeknya interval yang ada dalam alat ukur, sehingga alat ukur tersebut bila digunakan dalam pengukuran akan menghasilkan data kuantitatif (Sugiyono 2004: 84)

Ada beberapa jenis skala pengukuran yang dapat digunakan, antara lain :

Skala Likert

Skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau kelompok orang tentang sebuah fenomena sosial. Dengan skala likert, maka variable yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel. Kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik tolak untuk menyusun item-item instrumen yang dapat berupa pernyataan atau pertanyaan.
Setiap jawaban dari item instrumen yang menggunakan skala Likert memiliki gradasi dari sangat positif hingga sangat negatif, yang dapat berupa kata – kata antara lain : sangat setuju, setuju, ragu-ragu, tidak setuju, sangat tidak setuju; setuju, sering, kadang-kadang, hampir tidak pernah, tidak pernah; dan sebagainya. Dan untuk keperluan analisis kuantitatif maka jawaban tersebut diberi skor misalnya : Sangat Setuju (5), Setuju (4), ragu-ragu (3), Tidak setuju (2), Sangat tidak setuju (1).
Skor yang diberikan tersebut akan dianalisis dan diukur lebih lanjut agar dapat menghasilkan sebuah hipotesa.
http://www.hkadesigns.co.uk/websites/msc/reme/images/likert2.gif
Lihat contoh disini: http://www.youtube.com/watch?v=AjiY8Jri-E8

Skala Guttman

Skala pengukuran dengan tipe ini akan didapat jawaban yang tegas, yaitu “Ya-Tidak”; “Benar-Salah”; “Pernah-Tidak pernah”; dan lain-lain. Data yang diperoleh dapat berupa data interval atau rasio dua alternatif. Jika pada skala likert terdapat 3,4,5,6,7 interval (dari kata “Sangat setuju” hingga “Sangat tidak setuju”) maka dalam skala Guttman hanya ada dua interval yaitu “Setuju” dan “Tidak Setuju”. Penelitian menggunakan skala guttman dilakukan bila ingin mendapatkan jawaban yang tegas terhadap suatu permasalahan yang ditanyakan.
Lihat contoh disini: http://www.youtube.com/watch?v=_aOhcGf8EcY
http://faculty.kutztown.edu/holoviak/509/025-GuttmanScale.jpg

Rating Scale

Dari kedua skala pengukuran yang telah dikemukakan, data yang diperoleh adalah data kualitatif yang kemudian dikuantitatifkan. Namun dengan rating scale, data mentah yang diperoleh berupa angka kemudian ditafsirkan dalam pengertian kualitatif. Yang penting bagi penyusunan instrumen dengan rating scale adalah harus dapat mengartikan setiap angka yang diberikan pada alternatif jawaban pada setiap item instrument.

Semantic Differensial

SKala pengukuran ini digunakan untuk mengukur sikap, hanya bentuknya tidak pilihan ganda ataupun checklist, tetapi tersusun dalam satu garis kontinum yang jawabannya sangat positifnya terlektan di bagian kanan garis, dan jawaban yang sangat negatif terletak di bagian kiri garis. Data yang diperoleh adalah data interval dan biasanya skala ini digunakan untuk mengukur sikap/karakteristik tertentu yang dimiliki oleh seseorang.
Penentuan skala pengukuran ini tergantung dari tujuan penelitian yang akan dilakukan, jadi harap dicermati terlebih dahulu apa yang akan diteliti. Setelah menentukan skala pengukuran, baru kita memastikan teknik pengumpulan data yang akan digunakan.

http://www.hkadesigns.co.uk/websites/msc/reme/images/semdif.gif

Skala Thurstone

Skala Thurstone adalah skala yang disusun dengan memilih butir yang berbentuk skala interval. Setiap butir memiliki kunci skor dan jika diurut, kunci skor menghasilkan nilai yang berjarak sama. Skala Thurstone dibuat dalam bentuk sejumlah (40-50) pernyataan yang relevan dengan variable yang hendak diukur kemudian sejumlah ahli (20-40) orang menilai relevansi pernyataan itu dengan konten atau konstruk yang hendak diukur.
Adapun contoh skala penilaian model Thurstone adalah seperti gambar di bawah ini.


Nilai 1 pada skala di atas menyatakan sangat tidak relevan, sedangkan nilai 11 menyatakan sangat relevan.

Daftar Pustaka

Sugiyono. 2004. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: CV. Alfabeta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar